PENYULUHAN BAHAYA NAPZA DI KAMPUNG MULYO DADI

Foto Bersama Pemateri dan Peserta Penyuluhan Bahaya Napza di Balai Kampung Mulyo Dadi Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang

Mulyo Dadi  (11/6/18) Disaat tepat pada hari ke 26 Ramadhan 1439 H, dengan penuh semangat peserta pelatihan Penyuluhan Bahaya Napza (Narkoba, Psikotropika dan Zat Aditif lainnya) tidak tergerus oleh rasa haus dan lapar. Begitupun juga bagi pemateri Yusman, SH M.Si (Camat Rawa Pitu), Bripka Ari Kuswadi (Bhabinkamtibmas Mulyo Dadi), Bripka K. Amri, S.S (Kanit Intel Rawa Pitu), Haris Junaidi, A,Md Kep dan Lily Apriyani A.Md Kep dengan penuh semangat memberi materi penyuluhan kepada peserta penyuluhan.

“Benteng generasi muda yang sangat kokoh untuk melawan narkoba adalah pendidikan dan agama” demikian paparan Yusman, SH M.Si dalam sela-sela paparan materi penyuluhan.

“Jika orang tua membekali dan membentengi generasi muda, anak-anak kita, dengan agama maka insyaAllah negara kita, kampung kita dan keluarga kita akan selamat dari bahaya dan ancaman narkoba” Papar Yusman

Dalam kesempatan tersebut juga Bripka Ari Kuswadi dan Bripka K. Amri, SS juga memaparkan ancaman dan dampak hukum terhadap penyalahgunaan narkoba. “Jika anda sebagai pengedar, anda akan dijerat dengan pasal 111 sampai dengan 147 Bab XV UU Narkotika No.35/2009, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara sampai dengan  hukuman mati. Jika anda  dalam situasi tertangkap tangan memiliki narkoba, maka aparat akan melihat 2  kemungkinan, bahwa apakah kepemilikan narkoba ini dibawah 5 gram atau diatas 5 gram. Jika anda memiliki narkoba dibawah 5 gram maka hukumannya lebih ringan dari orang dengan kepemilikan diatas 5 gram.” Ungkap Ari Kuswadi dalam paparan materi penyuluhannya.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan