COKLIT BERSAMA PELGUB 2018 DI KEDIAMAN BAPAK KEPALA KAMPUNG

Dalam pelaksanaan persiapan pemilihan kepala daerah (gubernur) saat ini sudah mulai pada tahapan pendataan warga masyarakat.Pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan di laksanakan secara sererntak di seluruh kabupatan/kota dan gubernur secara serentak sudah siap untuk di mulai,pada hari ini tanggal 20 Januari 2018 telah di laksanakan pencoklitan secara serentak.Pelaksanaan ini di maksudkan untuk mendata mata pilih yang sudah di wajibkan untuk memilih ataukan belum.

Pencolitan secara serentak yang di awali dari kediaman bapak kepala kampung yang selanjutnya akan di laksanakan untuk 5 aparatur kampung dan tokoh kampung yang lainnya.Pelaksanaan Coklit yang di laksanakan secara serentak ini memang membikin masyarakat menjadi bingung dan bertanda tanya,ada apa? Setelah di jelaskan masyarakat menjadi tau walau belum begitu faham.Pelaksanaan Coklit yang secara serentak ini di ikuti oleh semua pelaksanaan yaitu melibatkan dari :PPK,PPS,PPL dan di tambah dengan PPDP sebagai pelaksana Coklit.

Pendataan mata pilih oleh petugas ppdp

Di sini kepala Kampung sebagai yang di tokohkan maka apapun bentuknya pelasana peyelenggara pemilu harus meminta izin terlebih dahulu.Pendataan langsung di laksanakan denga maraton,karna untuk tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelumnya.PPDP yang sekarang bertugas juga harus kembali belajar kembali,untuk tata cara yang berbeda semua harus belajar kembali.

Penempelan nama calon mata pilih

Semua kerja ppdp haru di lihat dan di kawal langsung oleh pps dan ppl yang mendampingi ,semua pekerjaan yang di laksanakan harus ada tanda buktinya.Apalagi sekarang yang sangat berfungsi adalah KTP elektrik,hal ini yang menjadi bingung warga karna dari masyarakat ada yang sudah punya ada yang sudah rekaman tapi belum jadi,pokoknya di masyarakat masih banyak sekali kendala.Untuk pendataanpun terus di laksanakan oleh petugas yang sudah di pilih untuk mendata masyarakat agar nantinya tidak ada satupun hak pilih masyarakat yang hilang,dengan kata lain hak pilih masyarakat hilang atau tidak tersalurkan.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan