KEGIATAN GOTONG ROYONG DUSUN 4,MENUJU LAHAN PERTANIAN YANG RUSAK

Exif_JPEG_420

Tanggal 29 Desember 2017 kegiatan gotong royong ke semua warga,untuk menanggulangi musim penghujan.Untuk musim hujan taun ini begitu sangat exstrim untuk curah hujan,jadi untuk tempat penghubung atau akses jalan menuju persawahan yang sangatlah rusak parah.untuk menuju tempat persawahan kendaraan yang mau masuk ke sanapun tidak bisa,otomatis mereka harus jalan kaki setiap hari kerja.

Dalam hal ini pemerintah kampung menghimbau kepada masyarakat di dusun masing-masing untuk bisa untuk mengajaak masyarakatnya untuk memperbaiki akses jalan menuju sawah mereka.Bukan hanya itu yang di himbau oleh pemerintah kampung,yang terutama jalan dan lingkungan masing-masing untuk lebih dapat  mengoptimalkannyan.Semangat gotong royong yang masih ter simpan di hati setiap individu masyarakat kampung,maka untuk mengajak mereka tidaklah mengalami kesulitan.Untuk msing-masing RT pun di bagi lagi menurut tempat yang paling sulit untuk di lalui dan tempat ini menjadi tempat yang di lalui setiap harinya.

Jalan menuju areal pertanian yang sedang di gotong royong

Ini adalah jalan utama menuju tempat pertanian,yang selama ini yang sulit untuk di lalui menggunakan kendaraan.Jangankan kendaraan untuk jalan kaki pun kita mesti exsta hati-hati jika tidak pengen jatuh,benar tempat kami ini datar tidak ada tanjakan ataupun jurang,tapi jika sudah musim hujan semua akses jalan tidak akan bisa untuk di lalui dengan mudah.

Hidup budaya gotong royong di kampung kami masih bisa di jaga dengan untuh oleh setiap lapisan masyarakatnya.Di desa untuk hidup bermasyarakat dan hidup bergotong royong tidak bisa di hilangkan,kerukunan antar warga masyarakatnya pun masih terjalin dengan baik.

Untuk istirahatpun kita tidak usah kawatir,pasti untuk ibu-ibu sudah mempersiapkan air dan cemilan walaupun apa adanya.Memang di kampung tidaklah terlalu mewah untuk penyajian tapi yang di butuhkan adalah sikap kebersamaan walau pun mereka berlainansuku ataupun agama,tetapi mereka masih menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

penimbunan jalan desa yang tergerus air hujan.

Semangat inilah yang menjadi pedoman mayarakat untuk pemersatu,kesatuan yang utuh persatuan dan kesatuan kita mulai dari tingkat terkecil yaitu lingkungan masyarakat,dari menjalankan hidup gotong royong.Budaya ini yang nantinya akan mempertahankan kearifan lokal contohnya untuk lingkungan yang bersih nantinya tidak akan ada lagi yang di namakan banjir,karna setiap saluran air yang selalu bersih.Budaya hidup bergotong royong itu adalah ciri bangsa Indonesia yang telah di tanamkan dari  para leluhur,yang perlu kita jaga kelestariannya.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan