PROFIL KAMPUNG MULYO DADI KECAMATAN RAWA PITU

BAB I
PENDAHULUAN

 

  • LATAR BELAKANG

Kampung Mulyo Dadi merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal­ usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam Sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Unit pemukiman transmigrasi ini merupakan pemekaran dari kampung SP 2 Batang Hari, penempatan pertama di SP 2 Batang Hari pada tahun 1990/1991 sejumlah 268 KK, mengalami penambahan di tahun 1997/1998. Pemekaran menjadi kampung Mulyo Dadi pada tahun 2008, menjadi TSM (Trans Swakarsa Mandiri) penduduknya meningkat berjumlah 404 KK.

Sebagai kesatuan masyarakat hukum, Kampung Mulyo Dadi perlu untuk selalu memikirkan bagaimana kondisi Kampung Mulyo Dadinya di masa yang akan datang, sehingga Kampung Mulyo Dadi tersebut bertambah maju. Untuk mewujudkan harapan tersebut, berdasarkan sumber daya yang dimiliki Kampung Mulyo Dadi saat ini maka Kampung Mulyo Dadi perlu menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung Mulyo Dadi (RPJM-Kam) atau langkah­ langkah yang perlu dilakukan selama 5 (lima) tahun.

Sebagai bagian dari kesatuan wilayah Kabupaten, maka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung Mulyo Dadi (RPJM-Kam) merupakan salah satu Dokumen pembangunan yang menjadi sasaran dari Pembangunan Kabupaten.

  • LANDASAN HUKUM :

Penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Kampung Mulyo Dadi didasarkan pada beberapa peraturan perundang-undangan, antara lain:

  1. UU No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
  2. UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
  3. UU No. 72 tahun 2005 tentang Kampung Mulyo Dadi
  4. Permendagri No. 66 tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Kampung Mulyo Dadi
  5. Perda No. 14 tahun 2007 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah
  6. Perda No. 16 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah
  7. Perda No. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

 

  • PEGERTIAN :

Maksud disusunnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung Mulyo Dadi (RPJMKam) adalah sebagai pedoman bagi setiap Perangkat Kampung Mulyo Dadi dalam menyusun sasaran, program dan kegiatan Pembangunan Kampung Mulyo Dadi.

Tujuan disusunnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung Mulyo Dadi adalah untuk meningkatkan pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat yang lebih berdaya guna, serta lebih untuk memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja Pemerintah Kampung Mulyo Dadi sebagai wujud pertanggung jawaban dalam mencapai Visi, Misi dan tujuan Pemerintah Kampung Mulyo Dadi

 

 

BAB II

PROFIL KAMPUNG MULYO DADI

 

2.1. Kondisi Kampung Mulyo Dadi

2.1.1. Sejarah Kampung Mulyo Dadi

merupakan pemekaran dari kampung SP 2 Batang Hari, penempatan pertama di SP 2 Batang Hari pada tahun 1990/1991 sejumlah 268 KK, mengalami penambahan di tahun 1997/1998. Pemekaran menjadi kampung Mulyo Dadi pada tahun 2008, menjadi TSM (Trans Swakarsa Mandiri) penduduknya meningkat berjumlah 404 KK.

Tertulis / terdengar cerita daerah peKampung Mulyo Dadi yang subur, tumbuhan yang menghijau, di atas tanah yang datar di tumbuhi pohon dan semak yang masih lebat, hiduplah sekelompok masyarakat rukun dan damai meskipun penduduk penduduk dalam kehidupan prinitif, Kampung “Mulyo Dadi” orang menyebutnya, Konon Kampung Mulyo Dadi merupakan pemekaran dari Kampung Batang Hari dan sampai saat ini letaknya berada di sebelah  barat berbatasan dengan  Kampung Batang Hari, sebelah utara berbatasan dengan Kampung Sumber Agung, sebelah selatan berbatasan dengan Kampung Yoso Mulyo dan sebelah timur berbatasan dengan sungai Pidada

Kampung Mulyo Dadi, lama – kelamaan menjadi ramai dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di Kampung Mulyo Dadi itu. Tak kalah lagi Kampung Mulyo Dadi. sudah terkenal di kalangan penduduk atau Kampung Mulyo Dadi sekitar bahkan terdengar sampai keluar kota kabupaten.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan